Pelatih PBR Bingung Pemainnya Bentangkan Spanduk Pamitan | Gebyarbola

agen bola
agen Bola Terpercaya
Selamat Datang di Gebyarbola | Agen Bola SBOBET IBCBET Terpercaya
Apabila Anda Membutuhkan Bantuan, silahkan Hubungi CS yang sedang bertugas!

Pelatih PBR Bingung Pemainnya Bentangkan Spanduk Pamitan

Gebyarbola.info –┬áMeski kepastian pindah homebase dari Bandung ke kota lain baru ditentukan dalam beberapa hari ke depan. Namun, skuad Pelita Bandung Raya (PBR) sudah berpamitan kepada publik sepakbola Bandung, sesaat sebelum laga derby Bandung digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa 7 April 2015.

“Terima Kasih Bandung,” demikian tulisan spanduk yang dibawa dan dibentangkan para pemain The Boys Are Back.

Ironisnya, Pelatih PBR Dejan Antonic mempertanyakan dari mana dan dari siapa spanduk itu berasal. Sebab, Dejan menegaskan sejauh ini, dia belum mengetahui perkembangan terkini soal rencana kepindahan PBR ke kota lain.

Laga derby Bandung yang dilaksanakan hari ini dalam lanjutan ISL atau QNB League pun kemudian disebut-sebut menjadi derby Bandung terakhir. Sebab, PBR berencana pindah ke Kota Bekasi atau Kabupaten Karawang.

“Saya tidak tahu soal itu (spanduk), saya baru lihat. Tidak tahu dari mana dan siapa yang memberikan. Mungkin ketika ada yang memberikan pemain mau saja,” jelas Dejan seusai pertandingan.

Dejan tak mau berkomentar lebih lanjut dan lebih mengarahkannya kepada manajemen untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut.

Berbeda dengan Dejan, Asisten Pelatih PBR, Peri Sandria tak menampik rencana PBR pindah homebase. Hanya saja, dia mengatakan, belum bisa memastikan kemana PBR akan berlabuh, meski sebelumnya ramai dikabarkan akan menjadikan Bekasi sebagai homebase.

“Setelah pertandingan ini (lawan Persib), rencananya kita akan pindah homebase. Tapi belum pasti juga, antara ke Bekasi dan Karawang. Mungkin nanti kepastiannya sekitar tanggal 10 April,” ujar Peri.

Rencana kepindahan PBR ke Karawang dan Bekasi ini sebenarnya sudah bergulir sejak lama. Namun, terkendala beberapa hal, khususnya fasilitas stadion di kedua daerah tersebut yang nantinya digunakan PBR, saat memainkan laga kandang.

Di Karawang, PBR akan menggunakan Stadion Singaperbangsa, namun kontur dan kualitas rumputnya dinilai tak sesuai standar PT Liga Indonesia. Sedangkan di Bekasi, PBR berencana menggunakan Stadion Patriot meski sebelumnya dinyatakan tak lolos verifikasi.

Stadion yang dibangun untuk menggelar Porda Jabar 1984 dan direnovasi besar-besaran hingga mampu menampung 30 ribu penonton itu resmi dibuka kembali pada 2014. Sayang PT Liga Indonesia tak cukup terkesan, karena ‘kemegahan’ Stadion Patriot belum lengkap akibat tak adanya fasilitas penerangan untuk menggelar pertandingan di malam hari.